BANGKAUPDATE.COM, BANGKA — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada sektor ekonomi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan serius yang dapat menghambat perkembangan mereka, di antaranya maraknya penyalahgunaan narkotika dan praktik judi online yang kian mengkhawatirkan.
Ia menilai, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena telah berkembang menjadi isu yang berdampak luas, bahkan melampaui skala daerah.
“Upaya menjaga generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan keluarga hingga masyarakat perlu berperan aktif dalam memberikan pemahaman terkait dampak negatif dari hal-hal tersebut,” ujarnya.
Didit juga menekankan pentingnya edukasi sejak dini sebagai langkah preventif, agar generasi muda memiliki kesadaran dan mampu menjauhi berbagai pengaruh negatif.
Selain itu, ia menyoroti sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan harus terus didorong agar mampu menjawab tantangan zaman.
Di sisi lain, DPRD Babel saat ini juga tengah berupaya memperjuangkan hak daerah berupa Dana Bagi Hasil (DBH) royalti timah yang nilainya mencapai lebih dari satu triliun rupiah.
Ia menjelaskan, apabila dana tersebut dapat direalisasikan, maka akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk menjalankan berbagai program strategis, termasuk di bidang pendidikan.
“Dengan dukungan anggaran yang memadai, program seperti beasiswa bagi masyarakat yang terkendala biaya dapat lebih dioptimalkan,” katanya.
Didit berharap, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan. (*)






