BANGKAUPDATE.COM, BANGKA TENGAH — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) melaksanakan sosialisasi Senam Aksi Anti Korupsi di SD Negeri 15 Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (12/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dalam Mata Kuliah Pendidikan Antikorupsi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menanamkan nilai-nilai karakter dan integritas kepada siswa sekolah dasar sejak usia dini.
Sosialisasi Senam Aksi Anti Korupsi dipilih sebagai media edukasi karena dinilai efektif dan menyenangkan bagi anak-anak. Melalui perpaduan gerakan senam dan iringan musik, siswa diajak mengenal serta memahami nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa RPL Unmuh Babel berperan sebagai fasilitator kegiatan. Mereka memandu rangkaian senam, menjelaskan makna dari setiap gerakan, serta memberikan contoh perilaku positif yang mencerminkan sikap antikorupsi di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan berlangsung interaktif dan tertib dengan melibatkan seluruh siswa serta guru SD Negeri 15 Koba. Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti senam dan mendengarkan penjelasan yang disampaikan mahasiswa.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan dosen pengampu Mata Kuliah Pendidikan Antikorupsi, Eka Wahyuningsih, M.Pd. Melalui pengabdian ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam praktik nyata di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.
Pihak SD Negeri 15 Koba menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Sosialisasi ini dinilai sejalan dengan program penguatan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah. Kehadiran mahasiswa Unmuh Babel juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, sekaligus menambah wawasan mereka tentang pentingnya bersikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sejak dini.
Selain senam bersama, mahasiswa juga menyampaikan pesan-pesan moral secara singkat dan komunikatif, disesuaikan dengan usia siswa. Pesan tersebut antara lain tentang tidak menyontek, mengembalikan barang yang bukan miliknya, serta mematuhi aturan yang berlaku di sekolah.
Kegiatan sosialisasi Senam Aksi Anti Korupsi ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dalam mendukung upaya pencegahan korupsi melalui jalur pendidikan. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar diharapkan mampu memperkuat penanaman nilai integritas dan karakter positif sejak dini, sehingga dapat membentuk generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran di masa depan.
