BANGKAUPDATE.COM, Pangkalpinang – Pemerintah Kota Pangkalpinang mengapresiasi inisiatif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung yang kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Maras Babel Season 3. Kegiatan ini menjadi ajang diskusi strategis dalam membahas tantangan dan peluang sektor pariwisata serta pengembangan ekonomi biru di Bangka Belitung.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Pangkalpinang, Akhmad Subekti, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa sektor pariwisata di Bangka Belitung masih menghadapi berbagai tantangan.
“Berbeda dengan Pulau Belitung yang sudah dikenal luas berkat Laskar Pelangi, Bangka masih perlu kerja keras untuk meningkatkan daya tarik wisata. Banyak sektor harus dilibatkan, termasuk transportasi, karena aksesibilitas sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan pariwisata,” ujarnya, Rabu (19/3).
Ia juga menyoroti permasalahan harga tiket pesawat yang tinggi, yang dinilai menjadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Ketua HMI Cabang Bangka Belitung, Asep Muldani, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tamu undangan yang tetap hadir meskipun cuaca kurang bersahabat.
“Kami berterima kasih atas kehadiran semua pihak. Maras Babel bukan hanya forum diskusi, tetapi juga momentum penting untuk mendorong kebijakan nyata bagi kemajuan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Asep menekankan perlunya wadah hilirisasi bagi sektor ekonomi lokal dan mengajak generasi muda untuk ikut serta dalam proses pembangunan.
“Anak muda harus lebih dilibatkan dalam pembangunan daerah. Kami akan terus mengawal kebijakan yang disampaikan dalam forum ini agar tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar direalisasikan oleh pemerintah,” tegasnya.
Dengan adanya FGD Maras Babel Season 3 ini, diharapkan lahir solusi konkret untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi Bangka Belitung, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera. (DK/SKM)
